
UPBS BSIP NTT Dukung Swasembada melalui Perbenihan Padi dan Jagung
Naibonat, Selasa 18 Februari 2025, Salah satu upaya Unit Pengelola Benih Sumber Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Nusa Tenggara Timur (UPBS BSIP NTT) mendukung Swasembada pangan yaitu melalui perbenihan padi dan jagung. UPBS BSIP NTT merupakan salah satu unit dibawah manajemen yang berperan sebagai penangkaran benih dan menghasilkan benih varietas unggul baru (VUB) terstandar yang memiliki keunggulan spesifik.
Awal MT I Tahun 2025, UPBS BSIP NTT melakukan budidaya penanaman benih padi pada lahan seluas ± 10 hektar di area persawahan BSIP NTT. Berbagai jenis varietas unggul baru yang dibudidaya pada MT I diantaranya Inpari 6 Jete, Inpari Ir Nutrizinc, Inpari 32 HDB, Inpari 42 GZR dan Ciherang. Sebelumnya, UPBS BSIP NTT pada Tahun 2024 menghasilkan benih padi sebanyak 21,43 ton dan jagung sebanyak 12,95 ton. Diharapkan melalui perbenihan ini, dapat memenuhi ketersediaan stok dan kebutuhan benih yang berkualitas dan berstandar bagi petani di Nusa Tenggara Timur.