
Penanaman Jagung Serentak Sejuta ha, Polda NTT Berkoordinasi dengan BSIP NTT
Sebagai tindak lanjut petunjuk dan arahan persiapan kegiatan penanaman jagung serentak satu juta hektar lahan dari Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, dilakukan koordinasi awal antara BSIP NTT dengan Polda NTT. Bertempat di ruang Kepala BSIP NTT pada 7 Januari 2024. Dihadiri oleh Kepala BSIP NTT Dr. Ir. Sophia Ratnawaty, M.Si. didampingi Ketua Tim Kerja Diseminasi Standar Instrumen Pertanian, Ketua Tim Program dan Evaluasi Retdiyano Aliviar Suwardana, S.T., M.Si. dan staf fungsional BSIP NTT, serta perwakilan Polda NTT Dedi Subdit Ekonomi Dit Intelkam Polda NTT.
Dalam kesempatannya Dr. Ir. Sophia Ratnawaty, M.Si menyampaikan kesanggupan BSIP NTT dalam berkolaborasi untuk mensukseskan kegiatan penanaman jagung serentak satu juta hektar lahan yang dikoordinasikan oleh Polri yang bekerjasama dengan Kementerian Pertanian. Beliau juga menyampaikan dari 22 kabupaten/kota se Provinsi NTT, BSIP NTT memiliki tanggung jawab (pj) terhadap 14 kabupaten, 4 kabupaten di bawah tanggung jawab BBPP, dan 4 sisanya di bawah tanggung jawab Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan.
Perwakilan Polda NTT menyampaikan akan berkoordinasi dengan Kepala Polda NTT terkait penugasan tersebut. Setelah mendapat arahan lebih lanjut, akan berkoordinasi dengan pj kabupaten/kota selain BSIP NTT yaitu BBPP dan Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan. Selain itu diperlukan koordinasi internal dengan Polres seluruh kabupaten/kota se Provinsi NTT serta Kepala Dinas Pertanian Provinsi, kabupaten, dan kota karena yang benar-benar mengetahui potensi lahan di tiap daerah. Sehingga diperlukan pertemuan bersama-sama untuk menyamakan persepsi dan langkah cepat yang akan diambil untuk mensukseskan kegiatan ini.