
BSIP NTT Menghadiri Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan dan Persiapan Tanam Jagung
Kupang, Senin 13 Januari 2024 bertempat di Rupatama Lt.3 Polda NTT, kepala BSIP NTT Dr.Ir.Sophia Ratnawaty, M.Si. bersama Kapolda NTT Irjen Pol Drs. Daniel Tahi Monang Silitonga, SH dan jajaran Polda NTT, kepala BBPP Kupang Indra Z.Rayusman,SH,MH, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, dan Perum BULOG Kanwil NTT mengikuti rapat persiapan penanaman serentak 1 juta hektar jagung oleh Polri-Kementan. Sebelum dilaksanakannya rapat dimaksud, kegiatan didahului dengan mengikuti Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan yang diselenggarakan di Mabes Polri.
Dalam Rapat Koordinasi tersebut, Hadir Menteri Pertanian RI Dr. Amran Sulaiman, menyampaikan kerja Kementan dalam mencapai target Presiden RI terutama tercapainya Swasembada Pangan dengan dukungan berbagai pihak termasuk pihak Polri, selanjutnya Inspektur Pengawasan Umum Polri Komjen Prof. Dr. Dedi Prasetyo, menyampaikan dukungan Polri dalam mencapai ketahanan pangan yang sekaligus atas nama Kapolri membuka dan menutup kegiatan Rapat koordinasi Ketahanan Pangan. Plt.Sekjen Kementan Dr. Ali Jamil menyampaikan tentang Sinergitas Kementan dan Polri mewujudkan Swasembada Pangan, materi disampaikan juga dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Dalam Negeri RI, dan Perum BULOG RI.
Setelah mengikuti Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan yang diselenggarakan Mabes Polri, kegiatan dilanjutkan dengan rapat persiapan penanaman serentak 1 juta hektar jagung oleh Polri-Kementan Tingkat provinsi NTT. Dalam rapat tersebut yang dipimpin langsung oleh Kapolda NTT Irjen Pol Drs. Daniel Tahi Monang Silitonga, SH, dibahas dan disepakati tentang Target Pengembangan jagung di lahan Perkebunan dan Lahan Kering lainnya di provinsi NTT dari luasan Target 36.768,67 hektar menjadi 37.000 hektar. Dalam pelaksanaannya diperlukan sinergitas Lembaga untuk mencapai swasembada pangan. Penanaman serentak 1 juta hektar jagung kerjasama Mabes Polri dan Kementan di provinsi NTT akan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 15 januari 2024 di lahan petani desa Baumata kecamatan Taebenu kabupaten Kupang provinsi NTT. Selanjutnya untuk memantapkan pelaksanaan kegiatan pengembangan jagung di provinsi NTT seluaa 37.000 hektar, akan dilakukan rapat koordinasi lanjutan pada hari Jumat tanggal 17 Januari 2024 dengan seluruh instansi terkait terutama dalam penanganan panen, pasca panen dan pemasaran serta penyaluran hasil tanaman jagung.