
BPSIP NTT Lakukan Evaluasi Realisasi PAT di daratan Sumba.
Sebagai penanggung jawab kegiatan PAT untuk 6 (enam) Kabupaten di Propinsi NTT 4 (empat) di antara di daratan Sumba selain Kabupaten Sabu Raijua dan Rote Ndao, maka dalam kesempatan kali ini kepala BPSIP NTT (Dr. Ir. Sophia Ratnawati, M.Si) Bersama 2 (dua) orang staf melakukan kunjungan lapangan sebagai upaya mengevaluasi realisasi perpompaan di Kabupaten Sumba Barat Daya dan Sumba Barat. Kegiatan diawali dengan kunjungan ke beberapa kelompok tani yang mana sebelumnya melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Barat Daya dan Kepala Bidang Sarpas Dinas Pertanian Sumba Barat. Berdasarkan hasil koordinasi maka tim diarahkan ke kecamatan Wewewa Timur dengan desa yang di tuju adalah desa Dode Pada. Ada 5 (lima) kelompok tani penerima program perpompaan yaitu: i) Kelompok tani Rukun Jaya yang beranggotakan 15 orang petani dengan luas lahan yang sudah ditanami adalah 1 ha dengan tahapan pertumbuhan tanaman sudah jelang panen dan akan ditanami di MT 2025 adalah seluas 1 (satu) ha, ii) Kelompok tani Pote Pasa dan kelopok tani Linga Lango masing-masing mengusahakan di lahan 15 ha dan jelang panen iii) kelopmok tani Sinar Tani dan Dua Ate masing-masing 2 ha dan tanaman juga dalam tahap jelang panen. Khusus untuk kelompok tani Dua Ate berada di desa Kodiwane kecamatan Wewewa Timur. Kunjungan tersebut juga didampingi oleh penyuluh setempat (Arifin Male Here). Untuk Kabupaten Sumba Barat tim berkoordinasi dengan Sekretaris Dinas Pertanian dan Kabid Sarprasluh. Kunjungan berlangsung ke kelompok tani Gullu Ue Desa Soba Rabe kecamatan kota Waikabubak. Kelompok tani tersebut mengusahakan tanaman padi di lahan seluas 8 ha yang mana dalam tahun sebelumnya belum pernah diusahakan dalam MT II karena tidak memiliki sarana atau instalasi pengairan namun karena telah menerima program perpompaan dengan kapasitas mesin pompa 4 (empat) dim maka 8 (delapan) ha tersebut telah tertanami dengan kondisi pertanaman jelang panen. Varietas padi yang digunakan oleh kelompok tani baik di kabupaten Sumba Barat Daya aupun Sumba Barat dihoimnasi oleh varietas Ciherang. Namun ada juga yang harus menjadi perhatian kelompok tani dalam pendampingan penyuluh lapangan yakni penyiangan harus tetap dilakukan secara berkala agar tanaman padi boleh terlepas dari pertumbuhan rumput liar yang tentunya tidak diinginkan dalam suatu usaha budidaya tanaman padi sawah. Di Kabupaten Sumba Timur Kepala Balai bersama staf melakukan kunjungan ke Kebun Percobaan Waingapu khususnya di lahan atau Station Pengembangan ternak Milipinga.